TIMELINES.ID- Beberapa hewan yang diketahui bisa membawa virus rabies adalah anjing, kelelawar, dan jenis hewan liar. Saat tergigit hewan rabies, gejala rabies pada manusia tidak langsung serta merta muncul.

Virus rabies perlu waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk masuk ke dalam sistem saraf hingga akhirnya menyebabkan gejala berat.

Fase saat virus rabies mulai menginfeksi hingga munculnya gejala disebut sebagai masa inkubasi. Pada momen ini, penanganan yang tepat, termasuk pemberian vaksin sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus, sehingga risiko terjadinya gejala berat dan fatal bisa menurun,

Saat virus rabies mulai menginfeksi sel-sel saraf, akan muncul gejala prodormal, yang ditandai dengan gejala mirip flu, seperti demam, lelah, dan muncul rasa terbakar, gatal, kesemutan, nyeri, hingga mati rasa pada luka gigitan. Pada fase ini pemberian vaksin biasanya tidak berefek terlalu banyak untuk mencegah pasien masuk ke dalam fase lanjutan.

Baca Juga  Tips n Trik Menyulap Balkon Sempit jadi Area Bermain yang Luas

Nah, kalau virus rabies sudah mencapai otak dan sumsum tulang belakang, penderitanya dapat mengalami perubahan perilaku dan gangguan neurologis. Berikut ini adalah bahaya ketika virus rabies sudah sampai ke sistem saraf pusat:

1. Ketidakstabilan emosi dan halusinasi

Sistem saraf otak yang rusak akibat virus rabies bisa menyebabkan penderitanya mengalami agitasi, berperilaku kasar, kebingungan, koordinasi tubuh berkurang, bahkan halusinasi. Penderitanya juga bisa menjadi hiperaktif dan memiliki keinginan untuk menggigit atau memukul. Gejala bahaya ini bisa hilang dan timbul.

2. Fobia air, udara, dan cahaya

Rabies dapat membuat otot tubuh melemah. Penderitanya akan merasakan sakit yang luar biasa saat menelan air, termasuk air liurnya sendiri. Rasa sakit ini terjadi karena otot-otot di tenggorokan mengalami kejang yang hebat saat mencoba menelan, sehingga seperti terlihat fobia akan air. Kondisi ini disebut hidrofobia.

Baca Juga  Resmi, Kemenag Umumkan Nama yang Berhak Lunasi Haji 2023

Penderita rabies juga biasanya akan panik dan berontak saat wajahnya dihembusakan udara. Sama halnya saat terkena air, penderita penyakit ini akan merasa nyeri yang hebat saat terpapar udara, sehingga mereka takut dan menghindarinya.