Dalam artian, sambung dia, pekerjaan infrastruktur olahraga memerlukan gambaran suatu wilayah yang aktual sebagai dasar untuk menyusun sebuah perencanaan. Gambaran itu didapatkan salah satunya melalui pemetaan topografi.

“Untuk menghasilkan peta topografi itu dibutuhkan survei pemetaan yang akurat dan tentunya kompatibel. Salah satu teknologi multiguna yang dapat menghasilkan peta yang akurat, cepat dan real time adalah drone,” terang Novianto.

Melalui pemanfaatan teknologi drone, gambar yang dihasilkan memiliki resolusi tinggi, akurat dan presisi. Selain itu, dikatakan Novianto, mudah digunakan, memiliki produktivitas tinggi dan biaya operasional yang ekonomis.

“Dan Dinas PUPR telah memanfaatkan penggunaan teknologi drone pada pembangunan kawasan olahraga Sport Center Sejiran Setason. Ke depan akan terus mengakselerasi perkembangan infrastruktur yang berkelanjutan lewat teknologi drone,” bebernya. (**)

Baca Juga  Komandoi Tambang Ilegal di Teluk Inggris, Seorang Wanita dan Pria Jadi Tersangka