“Siapa yang kita libatkan dalam perencanaan pelaksanaan rakor ini bisa memberikan manfaat bagi mereka. Jadi bukan sekedar terlaksana saja tapi kita juga sekalian memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan rakor BPSDM bertujuan untuk merumuskan kebijakan pengembangan kompetensi sebagai kesepahaman bersama dalam upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan arah kebijakan nasional.

Disamping itu juga bertujuan untuk memastikan pemenuhan pengembangan kompetensi sebagaimana yang diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN beserta perubahannya.

SDM Aparatur menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk mencapai kinerja yang lebih baik dalam pembangunan dan mendapatkan kepercayaan global. ASN merupakan motor penggerak dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemerintah telah berupaya untuk mewujudkan birokrasi yang sederhana.

Baca Juga  Ini Strategi PT Timah Jaga Ekosistem Laut dengan Aritificial Reef

Visi pemerintah Indonesia Emas 2045 adalah membangun negara yang maju, berdaulat, adil dan makmur. Dengan SDM yang unggul dan menguasai pengetahuan serta teknologi, Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.

“Kita perkirakan sekitar 300 lebih peserta akan hadir dari BPSDM dari seluruh Indonesia,” tutup Susanti. (**)