“Yang antre di SPBU itukan juga tanggungjawab pengelola jangan sampai semrawut mengganggu masyakarat pengguna jalan lain. Kalau nggak bisa ngatur pihak SPBU juga akan saya tindak,” katanya.

Dia mengatakan walaupun ada pembatasan pembelian BBM di SPBU namun tidak menutup kemungkinan pelanggaran masih terus terjadi. Baik pelanggaran kendaraan, pelanggaran pembelian maupun adanya pungutan liar atau pungli.

“Makanya saya bilang kalau tidak mau teratur ya kita tindak saja, biar tidak terjadi pelanggaran lagi,” tegasnya. (**)

Baca Juga  Waduh! Ada 167.104 Hektar Lahan Kritis di Babel