“Coba Bu, kita dorong untuk diolah menjadi produk jadi di sini, baru nanti diekspor ke luar negeri. Ini biar nilai ekonomisnya pun bertambah,” kata Pj Gubernur Suganda.

Untuk saat ini, porang dibudidayakan di Belinyu, Kabupaten Bangka dan Serdang, Kabupaten Bangka Selatan. Menanam porang ini cukup mudah karena dia bisa hidup di sela-sela tanaman inti seperti kelapa sawit bahkan proses intensif merawatnya hanya di awal-awal saja sehingga bisa menjadi sambilan.

Pj Gubernur Suganda tampak antusias, apabila porang ini bisa dibudidayakan di Kepulauan Babel karena cara menanam dan merawatnya juga tergolong mudah.

“Kita juga mendorong apabila Balai Pertanian Kepukauan Babel dapat menyosialisasikan penanaman porang ini secara masif kepada petani,” ujarnya.

Baca Juga  Hari Ini 3 Mantan Kepala EDSM Babel Jalani Sidang Perdana Tipikor Tata Niaga Timah

Selain penyampaian agenda lepas ekspor porang juga disampaikan bahwa akan diadakan pula Rapat Koordinasi Pengawasan Bidang Ketahanan Pangan dengan tema “Sinergi APIP dan APH Mewujudkan Ketahanan Pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung” yang akan dilaksanakan pada 27 September mendatang.