Kumpulan Cerita Pengalaman Menarik Siswa SMAN 1 Lepar
Mengapa harus sampai h-1 acara? Ya mungkin karena perjalanan jauh, registrasi lama, pendirian tenda lama, dan pastinya kami butuh istirahat sebelum berkegiatan.
Saat sampai pinsa (pimpinan sangga) dipanggil untuk kumpul dan mengambil nasi kotak santap siang anggotanya.
Selesai makan siang saya dan teman-teman sangga langsung ditunjuk dengan pinsa kami untuk ke lokasi pendirian tenda.
Ya, saat pinsa dipanggil ngambil makan siang tadi langsung di kasih tahu oleh panitia tempat untuk pendirian tenda kami yang dari Bangka Selatan
Sekitar pukul 15:00 WIB kami sudah mulai mendirikan tenda.
Kami keluarkan dulu tenda dari tempatnya, kami menyusun tiap-tiap tiangnya terlebih dahulu agar waktu didirikan sudah tidak salah lagi.
Dua jam kemudian, tenda kami sudah berdiri dan kami melanjutkan untuk membuat gapura dan selokan. Ya siapa tau ada hujan jadi tenda kami tidak kebanjiran.
Benar saja, belum selesai kami membuat gapura tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang datang.
Kami langsung masuk ke tenda sambil menunggu hujan reda.
Ehhh, bukannya berhenti hujannya seperti awet gitu.
Alhasil kami semua menggunakan baju hujan dan melanjutkan pekerjaan kami yang belum selesai itu.
Untung saja, semua anggota Sangga kami membawa baju hujan.
Saat hujan kami langsung mengerjakan pekerjaan yang belum selesai, jadi kami mengerjakan dengan cepat karena cuaca yang dingin.
Kami membagi tugas, sebagian membuat gapura, sebagian membuat selokan, serta adalah meng-handle barang-barang di dalam tenda agar tidak kena genanganair
Hampir pukul 19.00 WIB, kami belum selesai mengerjakan, dan kami pun sudah Lelah, hingga akhirnya kami meminta tolong sangga putra untuk membantu pekerjaan kami yang belum selesai itu
Ya, kami yang putri hanya membatu menghibur, dan memberi penerangan kepada teman kami yang putra, tidak lupa bantu mendoakan, hahaha
Tidak lama kemudian sekitar jam 19:55 WIB pendirian tenda selesai, kami pun ke WC untuk bersih-bersih dan mengambil air untuk cuci kaki.
Malam itu kami tidak masak, makan malamnya kami jajan di bazar kuliner yang ada di buper.
Jadi, selesai bersih-bersih kami mencari makanan selesai makan kembali ke tenda dan langsung beristirahat.
Tapi bukannya langsung tidur, kami semua mengabari keluarga yang di rumah dan sambil bercerita-cerita satu sama lain agar kami tidak canggung dalam satu tenda.
Ya karena asal kami berbeda-beda yang dari Lepar hanya 4 orang, saya dan 3 teman saya, sebagiannya ada yang dari Pasir Putih, Sadai, Tukak Sadai, Tirem dll
Pagi tiba, Pinsa kami sebagai pemimpin yang baik di hari pertama dia yang kurve masak untuk sarapan pagi, selesai sarapan kami siap-siap untuk upacara pembukaan.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.