Selain itu Rismayana juga meluruskan informasi sebelumnya perihal kematian korban. Kata dia, korban awalnya mandi dan berenang bersama 4 orang rekannya di Kolong Airtelang, belakang Masjid Sirotholmustaqim Kelapa pada Senin (2/10/2023) siang kemarin.

“Jadi dia itu main di sana dengan empat temannya, dipikir teman-temannya sudang pulang, rupanya tenggelam. Dan yang menemukan orang yang akan mandi terpijak badannya,” kata Rismayana.

“Setelah kami konfirmasi pihak yang menolong hanya 1 orang bapak dan ibu yang lagi mencuci. Demi kemanusiaan bapak itu langsung mengangkat anak dan dibawa ke Puskesmas Kelapa untuk segera mendapat pertolongan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, bocah berusia 9 tahun asal Kelurahan Kelapa, Kecamatan Kelapa dikabarkan tewas usai berenang lalu tenggelam di sebuah kolong yang ada di daerah itu.

Baca Juga  Viral, Remaja 15 Tahun di Bangka Barat Jadi Korban Perundungan

Hal ini dibenarkan oleh Camat Kelapa Rismayana saat dimintai konfirmasi pada Selasa (3/10/2023) pagi melalui sambungan telepon. Dia mengatakan, insiden tragis yang menimpa bocah bernama Muhammad Adrian itu terjadi pada Senin (2/10/2023) kemarin.

“Betul pak siang kemarin kejadiannya di Kolong Air Telang di belakang Masjid Sirotholmustaqim Kelapa. Korban sempat ditolong oleh teman-temannya dan masyarakat, tetapi meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Kelapa,” ujar Camat Kelapa Rismayana.