Cara melakukan bulking dengan tepat yang pertama adalah memperhatikan kebutuhan kalori harian tubuh. Pasalnya, agar bisa mendapatkan hasil yang optimal, program bulking perlu dilakukan dengan cara meningkatkan asupan kalori harian sebesar 10–20% dari total kebutuhan kalori tubuh.

2. Mengutamakan Konsumsi Makanan yang Mengandung Karbohidrat

Alih-alih memilih makanan yang mengandung lemak, pastikan untuk mengutamakan konsumsi makanan yang mengandung tinggi karbohidrat guna meningkatkan asupan kalori tubuh. Lebih tepatnya, berikut adalah rasio nutrisi yang disarankan selama menjalani program bulking.

●45–60% kalori terdiri dari karbohidrat.
●30–35% kalori terdiri dari protein.
●15–30% kalori terdiri dari lemak.

Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan berserat secukupnya guna menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Baca Juga  Cara Memaksimalkan Manfaat Fitness di Gym

3. Memilih Makanan yang Bergizi

Meskipun perlu meningkatkan asupan kalori, bukan berarti program bulking bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan secara sembarangan tanpa memperhatikan kandungan gizinya.

Seseorang yang menjalani program bulking tetap perlu menghindari berbagai jenis makanan dan minuman yang rendah nutrisi, seperti makanan olahan, makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh, serta minuman bersoda.

Di samping itu, beberapa jenis makanan yang direkomendasikan selama menjalani program bulking adalah:

●Makanan yang mengandung tinggi protein, seperti daging sapi, daging dada ayam, telur, makanan laut.
●Makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, jagung, kentang, dan ubi jalar.
●Makanan yang mengandung lemak sehat, seperti minyak kanola dan minyak zaitun.
●Kacang-kacangan, seperti kacang kenari dan kacang almond.
●Biji-bijian, seperti oatmeal dan quinoa.
●Berbagai jenis sayuran, seperti wortel, brokoli, sawi, dan lain sebagainya.
●Buah-buahan, seperti alpukat, pisang, kiwi, jeruk, nanas, dan lain sebagainya.

Baca Juga  5 Program Gym Bagi Pemula yang Wajib Diikuti

4. Rutin Berolahraga

Selain menjaga pola makan, penting pula untuk meningkatkan intensitas dan durasi olahraga selama menerapkan strategi bulking.

Adapun beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk membentuk, menambah, serta menguatkan otot tubuh adalah squat, push up, pull up, dan angkat beban.

5. Mengatur Jadwal Asupan Kalori

Cara melakukan program bulking berikutnya adalah dengan mengatur jadwal asupan kalori harian sebaik mungkin. Pada strategi bulking, sebaiknya tingkatkan asupan kalori tubuh harian dan buat jadwal untuk latihan fisik atau berolahraga.

Pasalnya, kebutuhan kalori tubuh yang tercukupi dapat membantu meningkatkan ketahanan dan kekuatan tubuh sehingga bisa mengoptimalkan pembentukan massa otot selama berolahraga.(Dilansir dari Siloamhospitals.com)