Dari Raimuna Nasional 2023 Aku bisa Naik Pesawat
Sesampainya di jakarta, kami langsung menuju tempat bagasi, mengambil barang dan langsung menuju bis keberangkatan ke Buperta Cibubur.
Dari bandara ke Buperta itu memakan waktu cukup lama, jadi kami satu kontingen semuanya tertidur di dalam bis hahaha, namanya juga kelelahan.
Akhirnya tibalah kami di Buper Cibubur. Buper impian semua anggota Pramuka. Terlihat kiri kanan depan belakang seluruh kontingen se-Indonesia.
Entah itu kontingen daerah, atau cabang, atau sangga kerja.
Kami langsung turun dari bus, mengambil barang dan memisahkannya dengan barang milik kontingen putri.
Kita melakukan briefing dan langsung menuju tempat tapak perkemahan
Kontingen kami dapat kavling tenda yang tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh, ada di pertengahan.
Kempa paling luas yaitu kempa 2, berdekatan dengan kempa 3, jadi jaraknya hampir sama. Kami berjalan kami sejauh 3 km dengan memakan waktu 30menit.
Dengan bawaan ransel yang beratnya bisa mencapai 5kg.
Lah terus tenda dan yang lainnya?
Diangkut menggunakan mobil yang sudah disiapkan Kwarcab.
Sampailah di sana,kami membangun tenda, kami membangun tenda itu jam 5 Sore, dan pembangunan itu berlangsung selama ±14 jam, yups, dari sore ke pagi
Kak, kalian ga makan?
Makan dong, kami makannya waktu di bandara, walaupun agak mahal, yang penting bisalah untuk menahan lapar. Ya begitulah pengalaman berhargaku. Banyak hal positif yang bisa kupetik dari kegiatan itu, salam pramuka.
“Setiap pengalaman, baik atau buruk, adalah barang kolektor yang tak ternilai harganya.” – Isaac Marion

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.