BANGKA, TIMELINES.ID – Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak tercatat menurun di Kabupaten Bangka. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Bangka, pada Tahun 2023 sebanyak 16 kasus Kekerasan Perempuan dan Anak dengan korban 2 orang perempuan dan 14 korban anak anak.

Angka ini jauh lebih sedikit dibandingkan pada tahun 2022 dengan 22 kasus dengan korban 5 orang perempuan dan 17 orang anak.

Dalam menekan kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Pemerintah Kabupaten Bangka membentuk sistem sinergi yang kuat. Hal ini dikatakan Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan dan Kebudayaan, Boy Yandra saat membuka latihan manajemen dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak Rabu (11/10/2023)

Baca Juga  Bangka Pimpin Sementara Perolehan Medali Porprov VI Babel, Beltim Posisi Buncit

“Saya berharap kasus tersebut sampai akhir tahun 2023 tidak terjadi penambahan baik untuk korban perempuan maupun anak-anak,” kata Boy Yandra.