Rekomendasi Skincare Bayi Baru Lahir, dan Cara Memilihnya
Sebelum menggunakan produk skincare bayi baru lahir, orang tua perlu memperhatikan cara pemilihan produknya terlebih dahulu dengan teliti. Adapun sejumlah cara yang perlu dilakukan dalam memilih produk skincare bayi baru lahir adalah sebagai berikut.
1. Memilih Produk Skincare yang Sesuai dengan Jenis Kulit Bayi
Setiap bayi tentu memiliki jenis kulit yang berbeda-beda, seperti kulit normal, kulit kering, atau kulit sensitif. Karena itu, pastikan untuk memilih produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit bayi guna menghindari risiko iritasi pada kulit.
Misalnya, jika kulit bayi cenderung sensitif, orang tua disarankan untuk memilih produk skincare berlabel hypoallergenic yang aman dan berisiko lebih rendah untuk menimbulkan reaksi alergi.
2. Memeriksa Komposisi Produk Skincare
Cara memilih produk skincare bayi baru lahir selanjutnya adalah memeriksa daftar komposisi atau kandungan yang ada dalam produk skincare tersebut. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dari daftar komposisi produk skincare bayi baru lahir adalah:
Bebas pewangi dan pewarna. Sebab, kedua zat tersebut berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit bayi baru lahir.
Tidak mengandung bahan antibakteri dan bebas alkohol. Produk skincare bayi baru lahir yang mengandung bahan antibakteri, seperti triclosan dan alkohol dapat memicu terjadinya iritasi kulit dan kulit kering.
Bebas phthalate dan paraben. Phthalate merupakan senyawa yang kerap digunakan pada produk skincare untuk melembutkan kulit. Sementara itu, paraben biasanya digunakan sebagai zat pengawet produk perawatan kulit. Namun, kedua zat tersebut ternyata berisiko menimbulkan reaksi alergi, gangguan kelenjar endokrin, serta gangguan perkembangan pada bayi baru lahir.
Memiliki pH yang sesuai dengan kulit bayi baru lahir. Umumnya, pH atau derajat keasaman kulit bayi cenderung lebih rendah dibandingkan orang dewasa, yaitu sekitar 5,5. Karena itu, disarankan untuk memilih produk skincare bayi baru lahir yang mendekati angka pH tersebut.
Mengandung bahan alami. Secara umum, terdapat beberapa jenis bahan alami yang dapat digunakan dalam produk skincare bayi baru lahir, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak almond. Namun, jika si kecil memiliki riwayat alergi tertentu, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan produk skincare yang mengandung bahan-bahan alami tersebut.
3. Sudah Teruji Klinis dan Terdaftar BPOM
Jika sudah teruji secara klinis dan terdaftar dalam BPOM, produk skincare bayi dapat dijamin aman untuk digunakan dan dapat dipastikan tidak mengandung bahan baku yang berbahaya untuk kesehatan.
4. Memperhatikan Kondisi Kemasan Produk Skincare
Sebelum memilih produk skincare, penting untuk memperhatikan kondisi kemasannya apakah dalam keadaan baik, tidak rusak, dan tersegel guna memastikan produknya aman untuk digunakan.
Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa dan berapa lama produk skincare tersebut bisa disimpan dan dapat digunakan setelah kemasan dibuka.(Dilansir dari Siloamhospitals.com)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.