Rumah Pengusaha Timah di Toboali Digeledah Tim Jaksa
Oleh sebab itu dari hasil penyelidikan ditemukan fakta-fakta proses bisnis pengolahan SHP tersebut tidak sesuai dengan program dan berindikasi terjadi kerugian keuangan negara oleh PT Timah Persero Tbk.
“Sudah sekitar 20 orang saksi dari PT Timah maupun penambang dan kolektor Timah yang ada di wilayah Babel kita periksa. Dan saat ini tim penyidik kita sedang menunggu dokumen dan data yang kita minta dari PT Timah,” ujarnya.
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kota Pangkalpinang memaparkan hasil penyelidikan tindak pidana program SHP (sisa hasil pengolahan) PT Timah Persero TbkTahun 2017 sampai tahun 2020 yang terindikasi merugikan keuangan negara.
“Sudah sekitar 20 orang saksi dari PT Timah maupun penambang dan kolektor timah yang ada di wilayah Babel kita periksa,” kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pangkalpinang, Syaiful Anwar saat menggelar press conference, Senin.
Syaiful Anwar menjelaskan dari hasil penyelidikan ditemukan fakta-fakta proses bisnis pengolahan SHP tersebut tidak sesuai dengan program dan berindikasi terjadi kerugian keuangan negara oleh PT Timah Persero Tbk.
Dan saat ini tim penyidik membutuhkan dokumen realisasi anggaran SHP Tahun 2017 sampai 2020 dan dokumen pertanggungjawaban keuangan tapi hingga saat ini belum juga di penuhi oleh PT Timah.
“Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa pihak-pihak terkait untuk melihat titik terang peristiwa itu apakah dapat atau tidak ditindaklanjuti ke tahap penyidikan,” katanya.
Syaiful menjelaskan program SHP ini muncul karena pemerintah pusat minta PT Timah meningkatkan penjualan pada 2017 lalu. Untuk memenuhi hal tersebut PT Timah bekerja sama dengan mitra yang wilayah IUP nya sudah ditentukan tidak jauh dari kawasan itu.
“Sisa wilayah di kawasan IUP nya itulah yang digunakan PT Timah dengan membayar kompensasi ke mitra. Namun fakta yang kami dapat, banyaknya pembelian SHP dari wilayah ilegal karena ada pembelian di luar kawasan yang sudah ditentukan sehingga kita menilai ini tidak sesuai proses bisnis,” terang Syaiful.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.