Jelang Nataru, PT ASDP Indonesia Ferry Bangka Lakukan 3 Strategi Ini
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Untuk menghadapi momen besar, sejumlah strategi mulai dan telah dipersiapkan oleh PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Bangka di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar).
Seperti momen yang terdekat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka telah menyiapkan strategi dari hulu sampai ke hilir. Di antaranya yang pertama dari dalam pelabuhan dengan menerapkan zonasi.
“Pertama zonasi sudah kita tata ulang, kita lihat kalau sekarang kelihatannya parkir siap muat kapasitasnya berlebih. Tetapi saat momen spesial, maka akan jadi kebutuhan yang sangat krusial,” ujar GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Soegihartono, Kamis (19/10/2023) pagi.
Oleh karena itu, pihaknya telah lakukan rekayasa lalu lintas (traffic) yang semula kendaraan roda dua diapit oleh kendaraan roda empat jenis truk dan minibus, kini dipindahkan ke arah dekat ruang tunggu penumpang. Dengan begitu, lebih memanusiakan pengendara roda dua.
“Bayangkan pengendara roda dua itu di posisi tengah-tengah, menghirup karbon dioksida kita, tanpa atap sudah jauh-jauh ke sini, jadi dipindahkan ke arah dekat ruang tunggu. Lagi pula kapasitas ruang tunggu kami juga cukup sekitar 300 orang,” ungkapnya.
Dengan pindahnya akses siap muat, ini juga mempengaruhi kapasitas kendaraan roda dua yang semula hanya 60 menjadi sekitar 100 dengan persentase peningkatan 40 persen. Artinya, ada satu peningkatan layanan kendaraan roda dua saat momen besar.
“Jadi saat momen besar, ketika hujan turun, mereka bisa langsung ke ruang tunggu sembari menunggu jadwal keberangkatan, kalau lapar, bisa datang ke kantin. Kemudian, space kendaraan roda dua yang lama kita fungsikan jadi parkir kendaraan siap muat pribadi,” ungkapnya.
“Sehingga kapasitasnya akan menjadi meningkat yang semula daya tampung hanya 284 unit menjadi 345, jadi naik kurang lebih sekitar 21 persen. Artinya itu jadi antisipasi ketika terjadi lonjakan penumpang saat momen besar khususnya yang terdekat nataru,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.