Banyak yang Pensiun, Ketua Mahkamah Agung Sebut Indonesia Kekurangan Hakim
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Muhammad Syarifuddin menyebutkan saat ini MA mengalami kekurangan hakim karena di setiap tahunnya jumlah hakim yang pensiun atau purna bakti mencapai 300 orang.
“Dalam satu tahun hakim kita yang berhenti, pensiun dan purna bakti bisa sampai 300 orang. Sedangkan penerimaan hakim tidak dilakukan setiap tahun,” kata Syarifuddin kepada wartawan usai memimpin upacara purna bakti Kepala Pengadilan Tinggi Babel di Pangkalpinang, Selasa (31/10/2023).
Oleh sebab itu, menurutnya di daerah selalu kekurangan hakim sehingga pihak pengadilan agama banyak diberi hakim tunggal karena jumlah hakim hanya 3 orang dan sangat minim. Hakim menurutnya, tidak bisa sakit, tidak bisa izin dan cuti.
“Jumlah hakim kita sudah ada kelasnya misalkan kelas dua harusnya ada 8-9 hakim, di daerah banyak yang kurang seperti di PTUN hanya ada tiga hakim di Babel,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.