Sedangkan secara tahunan, kata Agus, inflasi kota Tanjungpandan sebesar 5,43p persen (yoy) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 120,87. Inflasi tersebut bersumber dari komoditas angkutan udara, beras, dan ikan bulat.

Sementara itu, kota Pangkalpinang mengalami deflasi bulanan sebesar 0,12 persen (mtm). Hal ini terutama bersumber dari tren penurunan harga komoditas angkutan udara, ikan selar, dan ikan tenggiri. Sedangkan secara tahunan, Pangkalpinang mengalami inflasi 2,88 persen (yoy) dengan IHK 115,58 yang bersumber dari komoditas beras, rokok kretek filter, dan angkutan udara.

“Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Babel terus memperkuat program-program pengendalian inflasi daerah. TPID dan Bulog terus menggalakkan Operasi Pasar/Pasar Murah, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, serta sidak pasar,” pungkasnya..

Baca Juga  Pulihkan Gangguan Kelistrikan, PLN Kerahkan 167 Personel ke Kenten Tanjung Api-api