BANGKA, TIMELINES.ID – Pengurus PB Perbakin Pusat, Nazrul Hak berharap Komite Olahraga Nasional (KONI) jangan kaku dalam urusan pembinaan atlet. Menurut dia, untuk mencetak atlet berprestasi KONI harus out of the box. Hal ini disampaikan Nazrul saat menghadiri Musprov Perbakin Babel 2023 di Hotel Batu Bedaun Indah, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (6/11/2023).

“Saya kritik KONI. Menurut saya KONI terlampau kaku, harusnya out of the box saja. Suatu prestasi mestinya diusahakan dari nol. KONI cuma membina atlet yang sudah berprestasi. Pengurus cabor yang mencetak atlet. Hanya kejuaraan untuk mendapatkan medali tapi proses mendapat medali itu bagiamana ?,” kata Mazrul saat menghadiri Musprov Perbakin Babel di Hotel Batu Bedaun Indah, Sungailiat, Senin (6/11/2023).

Baca Juga  Panwascam Pemali Buka Pendaftaran Pengawas TPS, Ini Syarat dan Caranya

Menurut dia, dalam mengukir prestasi cabang olahraga menembak memiliki potensi yang tinggi. Namun, terlepas dari pencapaian yang diraih, kata Nazrul kebutuhan atlet pun juga perlu diperhatikan karena olahraga menembak merupakan olahraga yang mahal.

“Kalau kita berbicara investasi, cabor menembak itu sangat tinggi dan penyumbang emas di kancah internasional. Namun kebutuhan satu atlet bisa mencapai Rp100 juta untuk perlengkapan selama 10 tahun,” ujarnya.

Kata dia, seharunya setiap provinsi fokus pada salah satu cabor untuk dilakukan pembinaan yang matang bagi para atlet. Apabila hal ini diterapkan maka ia optimis Indonesia bisa meraih juara dunia dalam Ajang Pertandingan Olahraga Tingkat Nasional.

“Mana cabor yang mau diperkuat setiap provinsi fokus pasa cabor. Indonesia bisa juara dunia kalau diterapakan seperti ini,”ucap Nazrul.

Baca Juga  Buka Musorprov KONI 2026, Gubernur Babel Minta Tingkatkan Pembinaan Atlet