Namun Nazrul pun mengapresiasi Perbakin Babel yang berhasil mencetak mendali emas saat gelaran PON Papua. Dia juga menyarankan Perbakin Babel memperkenalkan olahraga menembak kepada masyarakat agar lebih banyak mencetak atlet berprestasi.

Sementara Ketua Bidang Pusat Data KONI Provinsi Babel, Wisnu Aribowo mengatakan pada intinya KONI Babel tetap mendorong prestasi para atlet agar lebih meningkat.

“Pada intinya KONI akan mendukung 100 persen. Masalah penganggaran saya sedikit klarifikasi. Tahun ini begitu periode berubah kita baru bisa full di tahun ini dana di kembalikan ke pengprov masing masing sesuai cluster dilihat dari PON Papua. Di kluster 1 misal Rp300 juta. Jadi dibagi yang masuk kluster 1 dipergunakan untuk kejurda, TC, kejurnas ada disitu dananya,”jelasnya.

Baca Juga  Babel Kehilangan Satu Medali Perak di PON Papua, Pasca Atlet Binaraga Positif Doping

Namun menurut Wisnu, untuk atlet yang lolos dalam program Babel Juara 1 dan Babel Bedepes maka anggaran pembinaan langsung dikeluarkan KONI.

“Kalau masuk lolos seleksi Babe Juara 1 dan Babel Bedepes itu lain lagi. Dana dari KONI yang nanggung. Jadi emang dibilang kurang karena sumber daya kita dapat tidak sebesar yang ada. Kita proporsional kepada semua pengprov yang ada. Ini loh anggaran Perbakin. Ini yang KONI punya. Kita ambil jalan tengah makanya kami bebaskan atlet untuk dikirim ke kejurnas. Jadi kalau memang ini gak pas. Ini kita sama sama mencari win-win solusinya,”tandasnya. (**)