Ragam pilihan sayuran segar yang mudah ditemui misalnya adalah bayam, brokoli, sawi, selada, kembang kol, dan pakcoy. Selain dimakan langsung, Anda bisa menumisnya dengan bumbu dan rempah-rempah.

Agar tetap rendah lemak, cukup olah sayuran dengan cara ditumis atau direbus dan jangan digoreng atau ditambahkan krim, saus, atau keju.

3. Dada ayam

Dibandingkan dengan bagian sayap atau paha, dada ayam mengandung protein yang tergolong lebih tinggi dan dengan kadar lemak yang tergolong rendah. Tidak heran jika dada ayam sering menjadi incaran orang yang sedang menjaga berat badan atau menaikkan massa otot.

Meski begitu, penting untuk memerhatikan cara pengolahan daya ayam. Proses memasak yang kurang tepat bisa membuat dada ayam menjadi makanan tinggi lemak. Misalnya, dada ayam yang digoreng, digulai, atau ditambahkan santan kelapa.

Baca Juga  5 Jenis Senam Untuk Perut Langsing, Nomor 2 Wajib Kamu Coba

Sebagai alternatif yang sehat, dada ayam sebaiknya diolah dengan cara direbus, digoreng dengan air fryer, atau dipanggang dengan microwave.

4. Putih telur

Lemak dan kolesterol pada telur sebagian besar terkandung di bagian kuningnya. Oleh karena itu, bila ingin makan telur tanpa lemak, Anda bisa mengambil bagian putih telur saja. Putih telur mengandung protein yang tinggi, tetapi rendah lemak dan kalori.

Inilah mengapa putih telur biasanya menjadi salah satu pilihan makanan rendah lemak yang cocok untuk menambah asupan protein harian, terutama bagi orang yang menjalani program penurunan berat badan.

5. Jamur

Jamur adalah makanan rendah lemak dengan kandungan nutrisi yang terbilang lengkap, seperti kalium, serat, vitamin B, dan vitamin D.

Baca Juga  Di Bawah Kepelatihan Pieter Huistra, Borneo Kirimkan Sinyal Kebangkitan

Bahkan, jamur termasuk makanan bebas lemak. Jamur pun cocok untuk dimasukkan ke dalam tumisan atau salad untuk menambah asupan nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh.(Dilansir dari Alodokter.com)