Gelar Karya hari pertama disaksikan langsung Rektor Universitas Bangka Belitung. Para siswa berusaha menampilkan karyanya yang terbaik.

Ada sesi yang paling ditunggu tunggu khususnya oleh keluarga besar SMA negeri 1 Payung dan para tamu undangan yaitu sesi yang bertajuk “Dipereh tokoh”.

Dialog pendidikan karakter bersama tokoh inspiratif sekaligus tokoh pendidikan kebanggaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni Prof.Dr.Ibrahim,S.Fil.M.Si selaku Rektor Universitas Bangka Belitung.

Acara yang dimoderatori oleh guru SMA Negeri 1 Payung sekaligus seorang maestro pantun Sumardoni, S.Pd berjalan suskses dan semakin berkesan.

Dalam dialognya Prof. Ibrahim memberikan motivasi kepada seluruh siswa SMA Negeri 1 Payung untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga  Besok Pawai Baris Indah dan Karnaval Kabupaten Bangka Selatan Dimulai, Ini Rutenya

“Adik-adik semuanya, ketika kalian telah menyelesaikan masa sekolah nanti jangan takut untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, karena dengan kalian menjadi sarjana akan dapat membuka banyak kesempatan yang tidak akan kalian dapatkan ketika hanya tamat SMA,” ungkap Prof. Ibrahim saat memotivasi siswa.

Selain Prof. Ibrahim, dialog pendidikan juga dibersamai oleh Bapak Razak Hasyim selaku pengurus komite SMA Negeri 1 Payung.

Acara Dialog pendidikan karakter dan Gelar karya projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) yang bertajuk Bhinneka Tunggal Ika ini diakhiri dengan sambutan kepala SMA Negeri 1 Payung.

Nurhasan, SPd berharap siswa SMA Negeri 1 Payung akan menjadi generasi penerus bangsa yang hebat serta dapat mengikuti jejak Prof. Ibrahim menjadi seorang pemimpin muda yang nantinya akan mengisi jilid kedua “Dipereh Tokoh” SMA Negeri 1 Payung.

Baca Juga  Kepsek SMAN 1 Simba Ajak Siswa Kenalkan Permainan Tradisional Gasing hingga ke Mancanegara

“Saya selaku kepala sekolah merasa sangat bangga karena siswa kami dapat menampilkan karya terbaiknya. Kita berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas pertunjukan saja, namun salah satu cara untuk melestarikan budaya Nusantara,” imbuh Nurhasan.

Ia juga berharap dengan adanya sesi Dialog Pendidikan Karakter, siswa SMAN 1 Payung termotivasi untuk semangat dalam menuntut ilmu setinggi tingginya serta mengikuti jejak Prof Ibrahim.

“Kita berharap akan hadir pemimpin pemimpin masa depan yang terlahir dari SMA Negeri 1 Payung mengisi kembali Dialog Pendidikan Karakter jilid selanjutnya,” ucap Nurhasan.