Kadar pH anggota tubuh berbeda-beda. Kadar pH darah normal berkisar antara 7.35-7.45. Jika pH darah berada di bawah 7.35, disebut asidosis, sedangkan jika pH darah berada di atas 7.45, darah disebut alkalosis.

Kadar pH darah yang tidak normal akan berdampak pada fungsi dan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Organ lambung memiliki kadar pH yang sangat asam yaitu 3,5 atau lebih rendah. Hal ini bertujuan agar lambung dapat memproses dan mengurai makanan yang masuk.

Efektivitas Food Combining

Menurut penelitian, konsep food combining tidak memberikan efek yang signifikan bagi kesehatan bila dibandingkan dengan pola makan makanan seimbang.

Meski begitu, prinsip food combining untuk meminimalkan konsumsi karbohidrat dan lemak bukan anjuran yang buruk. Jika Anda sedang berusaha menurunkan kelebihan berat badan, menerapkan pola food combining dan gaya hidup sehat mungkin akan membantu membuat berat badan Anda menjadi lebih ideal.

Baca Juga  5 Manfaat Keju Gouda Asal Belanda Cocok Program Diet

Kelompok makanan yang dianjurkan dan dihindari dalam food combining dapat diterapkan untuk menjaga tubuh tetap sehat, yaitu: konsumsi banyak air, sayur, dan buah, serta hindari konsumsi minuman keras, makanan kemasan, dan gula yang terlalu banyak.

Konsep dasar food combining belum terbukti secara ilmiah dalam meningkatkan kualitas kesehatan. Anda boleh saja menerapkan beberapa anjuran yang ada di dalam konsep food combining. Namun, sebaiknya konsep ini tidak dijadikan sebagai patokan dalam mengatur pola makan sehari-hari. Jika perlu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi mengenai food combining dan kondisi kesehatan Anda.(Dilansir dari Alodokter.com)