BANGKA, TIMELINES.ID – Saat ini banyak kaum wanita bergelut di dunia bisnis kreatif. Usaha kuliner banyak dipilih oleh mereka yang memutuskan untuk memulai berwirausaha. Apalagi, saat ini usaha kuliner bisa dimulai dengan modal yang minim termasuk memanfaatkan dapur rumah.

Seperti yang digeluti Sri Rahayu Tigan (35) wanita asal Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara ini. Sejak 2014 akhir, ia terbilang eksis menjajakan berbagai macam kue kekinian di wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Berbekal dari hobinya membuat aneka macam kue basah dan mendapat respon positif dari sang suami, Husni (41), membuat Sri Rahayu semakin bersemangat mempelajari resep aneka kue di dapur rumahnya di Bukit Semut, Kelurahan Lubuk Kelik, Sungailiat.

Baca Juga  Jelang Imlek 2575, Umat Vihara Buddhis Svakha Gelar Kerja Bakti

Di tambah lagi sejak belia, dirinya suka berdagang sehingga kepiawaiannya berdagang mendukung usaha yang ia rintis dengan modal awal hanya Rp150 ribu.

“Awalnya membedakan terigu dan tapioka saya ga tau. Malah pernah bikin bolu pisang tapi menggunakan tepung tapioka. Tapi habis juga dimakan suami,” ujarnya sembari tertawa mengingat kenangan masa lalunya.

Berbagai macam varian bakulan diproduksi di dapur rumahan Sri Rahayu setiap harinya. Seperti donat, pizza, roti, nasi kebuli, risoles, bolu remang, karamel, budapest, asinan buah sultan dan lainnya.

“Produksi setiap hari itu ada sembilan macam. Jumlahnya ga tentu,” terang wanita bercadar ini.

Donat produksi Sri Rahayu. Foto: Zuesty Novyanti

Dengan sistem jualan online kini ibu 3 anak ini memiliki sejumlah reseller yang menjajakan kue buatan tangannya. Omzetnya pun melejit, saat ini Rahayu berhasil mengumpulkan omset Rp2 juta per hari dari semua bakulan yang ia kreasikan.

Baca Juga  Gen Z Talent Activation 2022, Arya Sinulingga Berikan Motivasi Untuk Para Murid SMA Negeri 1 Pemali

“Awal awal ya omzet itu Rp300-500 ribu per hari. Sekarang Alhamdulillah. Setiap usaha pasti ada hasilnya apabila kita tekuni dengan sungguh – sungguh,”ucap bungsu dari 3 bersaudara ini.

Banyak suka duka yang ia alami di awal-awal merintis usaha. Dimulai seorang diri memproduksi dan berbagai tugas dengan suami bagian pengantaran pesanan ke pelanggan. Kini, Rahayu dibantu 3 orang tenaga kerja di bagian produksi dan 2 orang khusus jasa antar.