“Tahun 2020 kita tertinggi rangking 1 di Indonesia, kemudian 2021 itu di angka 14 lebih persen, yang rangking 1 di 2020 itu 17 persen lebih. Alhamdulillah saat ini kita di angka 7 persen lebih,” terangnya.

Dia melanjutkan, kondisi pernikahan di usia anak ini nampak terlihat ketika turun langsung ke desa-desa. Sehingga ini menjadi tugas para kepala desa atau kelurahan yang memahami wilayahnya untuk melakukan intervensi.

“Kami pengalaman sudah pernah intervensi kerjasama berbagai macam pihak. Bahkan kami melakukan kajian, ternyata pola asuh itu penting, kebanyakan anak yang diasuh oleh ibu tingkat pendidikannya kurang ini salah satu penyebab tingginya anak stunting,” pungkasnya.

Baca Juga  Kontingen Tim Karate Korem 045/Gaya, Boyong 9 Medali Di Kejuaraan KKI Open Sumatera Championship 1 2023