Dengan adanya senyawa tersebut, jalur peradangan menjadi terhambat dan meredakan respon sistem kekebalan tubuh terhadap rangsangan yang dapat memicu peradangan kronis.

3. Mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat 

Dengan kadar vitamin C yang tinggi, kembang kol dapat mendukung sistem kerja kekebalan. Asupan tersebut bekerja dengan merangsang produksi dan aktivitas sel-sel kekebalan, seperti sel darah putih. 

Vitamin C juga berperan dalam memperkuat penghalang mukosa di saluran pencernaan dan saluran pernapasan. Keduanya merupakan lapisan pertama pertahanan terhadap patogen yang masuk ke dalam tubuh.

4. Baik untuk kesehatan tulang dan pembekuan darah

Khasiat ini berasal dari vitamin K yang terdapat di dalam kembang kol. Peran utamanya adalah mendukung proses pembekuan darah dan meminimalisir perdarahan saat terjadi luka.

Baca Juga  Ingin Diet Rendah Lemak, Simak Penjelasannya Ini

Bukan itu saja, vitamin K juga memainkan peran penting terhadap kesehatan tulang. Nutrisi ini diperlukan untuk sintesis protein osteocalcin, suatu protein yang terlibat dalam mineralisasi tulang.

Dengan adanya cukup vitamin K, tulang dapat mempertahankan kekuatannya. Hal ini bisa membantu mencegah terjadinya osteoporosis di masa mendatang.

Selain kembang kol, kamu juga bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan dan melakukan aktivitas dalam artikel ini guna menjaga kepadatan tulang: 5 Contoh Makanan yang Bantu Kepadatan Tulang. 

5. Mendukung kesehatan usus dan jantung

Asupan serat yang cukup dapat membantu menurunkan risiko penyakit  jantung, sehingga sangat bermanfaat bagi pengidap penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Cara kerjanya dengan membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah. 

Baca Juga  Puan Maharani Minta Pemerintah Antisipasi Kemarau Panjang Dampak Fenomena El Nino

Selain itu, serat menyerap air dalam usus, sehingga membentuk tinja yang lebih besar dan lembut. Hal ini tidak hanya mencegah sembelit, tetapi juga membantu melancarkan pergerakan usus.(Dilansir dari Halodoc.com)