BANGKA, TIMELINES.ID – Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Agama Buddha, Kementerian Agama RI, Drs. Supriyadi menghadiri ritual pergantian arca Dewa Kwan Tie di Kelenteng Kwan Tie Miaw, Sungailiat pada Sabtu siang (2/12/2023) di Kawasan Pasar Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kelenteng milik Yayasan Dharma Bakti Abadi ini merupakan kelenteng tertua di Sungailiat, Kabupaten Bangka yang berdiri pada tahun 1.887 dengan usia 136 tahun.

Pengurus Yayasan Dharma Bakti, Poniman kepada timelines.id mengatakan pergantian arca Dewa Kwan Ti dari arca berbahan kayu menjadi arca berbahan perunggu yang dipesan langsung dari Negara China.

“Terakhir arca yang lama itu berusia 15 tahun. Karena berbahan kayu jadi sudah mulai keropos. Dan diganti dengan bahan perunggu. Kalau ga rusak ga diganti,” kata Poniman sembari menunjukan bagian yang keropos arca Dewa Kwan Tie yang lama.

Baca Juga  Suparhun: Kondisi Kesehatan Menurun sejak Keberangkatan, H Kamelan Meninggal di Pesawat

Kelenteng yang juga menjadi cagar budaya ini berada di pusat Kota Sungailiat yang sering menyelenggarakan kegiatan bakti sosial, kemeriahan Imlek dan sembahyang Rebut. Dalam momen pergantian arca kali ini, Yayasan Dharma Bakti membagikan 500 paket sembako dan uang kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Sungailiat.

Dirjen Bimas Agama Buddha Kementerian Agama RI, Drs. Supriyadi mengapreasiasi kehidupan umat beragama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dia mengetahui keharmonisan bergama masyarakat di Bangka Belitung melalui data dan laporan dari Kemenag RI bahwa keberagaman di Bangka Belitung sangat baik.