Begini Klarifikasi Sekda soal Defisit Anggaran Rp147 M dan Dinas Luar Pemkab Bangka
Ketiga, terkait tambahan anggaran perjalanan dinas di DPRD Bangka sebesar Rp 18 miliyar rupiah di perubahan APBD tahun 2023, Andi menjelaskan bahwa tambahan anggaran belanja tersebut pada perubahan APBD berdasarkan usulan yang diajukan OPD berdasarkan Perpres No 53 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional.
Atas aturan tersebut selanjutnya, usulan tersebut bersama usulan-usulan dari OPD lainnya dibahas di TAPD.
Kemudian hasil bahasan TAPD tersebut disampaikan ke DPRD dalam bentuk Rancangan P-APBD TA. 2023. Proses berikutnya dilakukan pembahasan antara TAPD dengan Badan Anggaran DPRD dalam forum pembahasan Rancangan P-APBD untuk selanjutnya disetujui bersama dalam sidang paripurna pandangan akhir fraksi.
Raperda P-APBD TA. 2023 untuk selanjutnya dievaluasi, disempurnakan, disetujui oleh pimpinan DPRD atas penyempurnaan Raperda P-APBD dan kemudian ditetapkan melalui Perda tentang perubahan APBD dan Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran P-APBD.
Tahapan ini sudah sesuai dengan tahapan penyusunan Perubahan APBD sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020.
Dia mengakui dalam pelaksanaan APBD tahun berjalan terdapat kondisi di mana proyeksi penerimaan yang direncanakan kemungkinan tidak tercapai 100% seperti apa yang diharapkan.
“Hal ini otomatis berpengaruh terhadap pelaksanaan belanja yang akan kita laksanakan khususnya untuk belanja yang bersumber dari Dana Bagi Hasil yang bersifat umum,” katanya.
Untuk belanja – belanja yang bersumber dari dana Pusat seperti DAK, DAU Spesifik Grant, sambut Andi, itu tidak mengalami kendala dikarenakan sumber pendanaan yang sudah pasti.
Menurutnya, Pemkab Bangka berupaya untuk semaksimal mungkin mengejar target pendapatan guna membiayai belanja yang telah direncanakan tersebut.
Hal ini tercermin dari realisasi pendapatan asli daerah yang per tanggal 1 desember sudah mencapai 105 %.
“Kita juga berharap dari sumber sumber pendapatan selain PAD dapat terealisasi semaksimal mungkin. Pemkab Bangka meminta kepada mitra dan seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tetap mendukung Pemkab dengan pemberitaan positif yang tidak meresahkan apalagi memuat kegaduhan masyarakat di Provinsi Bangka Belitung, terutama di Kabupaten Bangka,” harapnya.
Ia juga berharap semuanya mempercayakan pada Pemkab untuk bekerja secara maksimal.
“Kami mohon agar tetap menjaga kondusifitas di Bumi Sepintu Sedulang dan Negeri Serumpun Sebalai,” tutup Andi. (east)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.