Pasalnya, cairan yang berlebihan dalam pembuluh darah bisa menyebabkan kematian akibat gagal jantung dan edema paru. Saat memasuki fase pemulihan, kadar trombosit akan meningkat dan kembali ke angka normal.

Maka dari itu, penting bagi pengidap demam berdarah untuk beristirahat total dan menjaga kondisi tubuh selama berada dalam tiga fase tersebut.

Kondisi tubuh harus selalu dipantau selama tiga fase demam berdarah berlangsung. Jika muncul gejala berupa sesak napas, keringat dingin, atau terjadi perdarahan, segera pergi ke IGD atau rumah sakit terdekat.

Bagaimana Penanganan Demam Berdarah?

Sebenarnya tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi gejala demam berdarah secara total. Untuk pemulihan, pengidap harus banyak minum cairan.

Baca Juga  Kelebihan dan Kekurangan Berhutang dalam Bisnis, Kamu Wajib Paham

Untuk mengetahui kapan harus memeriksakan diri ke dokter saat mengalami demam berdarah, simak di sini → Kapan Cek Demam Berdarah Perlu Dilakukan? Ini Faktanya

Hubungi dokter segera jika kamu memiliki salah satu dari tanda dan gejala dehidrasi berikut ini:

●Buang air kecil berkurang.
●Sedikit atau tidak ada air mata.
●Mulut atau bibir kering.
●Lesu atau kebingungan.

Obat bebas resep seperti acetaminophen bisa membantu mengurangi nyeri otot dan demam. Ingat, jika kamu mengalami demam berdarah, sebaiknya hindari pereda nyeri otot lainnya, termasuk aspirin, ibuprofen, dan naproxen. Obat ini bisa meningkatkan risiko komplikasi perdarahan demam berdarah.

Jika seseorang mengalami gejala demam berdarah yang parah, maka yang hal yang harus kamu lakukan adalah:

Baca Juga  Jelang Puasa, Penjualan dan Pembelian Minyak Goreng Rakyat Kembali Dibatasi

●Perawatan medis di rumah sakit.
●Penggantian cairan dan elektrolit intravena (IV).
●Pemantauan tekanan darah.
●Transfusi untuk mengganti kehilangan darah.

Hal yang Perlu Dilakukan untuk Mencegah Gigitan Nyamuk

Selain vaksinasi, pencegahan gigitan nyamuk dan pengendalian populasi nyamuk masih menjadi metode utama untuk mencegah penyebaran demam berdarah.

Jika kamu tinggal atau bepergian ke daerah yang menjadi endemi demam berdarah, tips berikut bisa membantu mengurangi risiko gigitan nyamuk:

●Nyalakan AC atau penghalang nyamuk. Biasanya nyamuk aktif menggigit di saat fajar hingga senja. Namun, mereka juga bisa menggigit di malam hari.
●Kenakan pakaian pelindung, pakaian lengan panjang, celana panjang, kaus kaki, dan sepatu.
●Gunakan obat nyamuk.
●Kurangi habitat nyamuk. Biasanya nyamuk berkembang biak atau suka berkumpul di genangan air. Kamu bisa menyingkirkan benda apapun di sekitar rumah yang menarik perhatian nyamuk.

Baca Juga  Tak Hanya di PTDH, 5 Oknum Polisi di Jawa Tengah Juga Terancam Pidana

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan cegah demam berdarah, kamu juga perlu mengonsumsi buah-buahan berikut ini → 4 Buah yang untuk Cegah Demam Berdarah

Itulah pembahasan mengenai fase-fase gejala demam berdarah, penanganan, dan upaya pencegahannya. Jika kamu mengalami penyakit ini, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan, ya. (Dilansir dari Halodoc.com)