Begini Kronologi Kabag Kesra Bangka Selatan Diamankan Polda NTB
“Setelah pulang menonton konser Radja, teman-teman mengajak keluar mencari makan,” jelas Ari.
Menurut Ari, akhirnya mereka bertiga pergi menuju restoran yang juga ada karoke di lantai duanya.
“Tiba di sana, kami melihat ada razia di lokasi itu. Ketika baru masuk kami sudah ditahan dan tidak dibolehkan keluar lagi,” ungkapnya.
Meski dirazia, Ari mengaku santai karena dirinya meyakini tidak akan terjadi apa-apa.
Namun, ketika polisi memeriksa tasnya dan menemukan 13 butir pil anti mabuk yang tersimpan di dalam plastik kecil, petugas langsung mengintrogasi dirinya.
“Sebenarnya kami santai saja. Waktu di tes urine juga kita biasa saja dan hasilnya juga negative,” kata Ari.
“Di dalam tas ini pil antimo, sisa waktu mancing di Pongok dulu. Harganya 10 butir ini Rp10 ribu. Tetapi karena tidak berbungkus dan tidak ada merk, jadi saya ikut dibawa ke Polda. Mungkin polisi menduga ekstasi. Saya juga sudah dites urine dan hasilnya negatif,” ungkapnya.
Ari menambahkan, obat tersebut baru akan diperiksa di BPOM NTB besok (Senin-red).
“Hari ini kan hari Minggu jadi, pengecekan obatnya baru besok Senin. Semoga cepat keluar hasilnya dan segera keluar dari sini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.