TIMELINES.ID- Rasa percaya diri merupakan hal penting yang harus ditanamkan sejak kecil. Sebab, hal ini berperan cukup penting bagi masa depan dan tumbuh kembang si Kecil.

Meski demikian, orangtua tidak bisa serta merta menutup telinga dan mata bahwa kepercayaan diri anak bisa saja dalam kondisi naik turun.

Apalagi ketika anak Anda menginjak usia remaja yang konon katanya merupakan masa-masa rentan mengalami krisis kepercayaan diri.

Sebenarnya, apa yang membuat anak jadi tidak percaya diri? Terdapat beberapa alasan atau penyebab anak tidak percaya diri yang perlu orangtua perhatikan, di antaranya sebagai berikut.

1. Sering dimarahi

Memarahi anak dengan cara dan tujuan yang baik mungkin masih bisa ditoleransi. Namun, jika sering memarahi atau membentak anak bahkan di tempat umum, justru membuat anak semakin tertekan dan malu.

Baca Juga  Mau Tingkatkan Kualitas Tidur? Coba Lari Pagi dan Dapatkan 9 Manfaatnya

Dengan sikap orangtua yang seperti ini, malah bukan membantu si Kecil untuk dapat memperbaiki kesalahannya, melainkan mengganggu psikologi anak.

Maka dari itu, sering memarahi anak bisa menjadi salah satu faktor penyebab anak tidak percaya diri.

2. Kerap dibandingkan dengan anak lain

Pada rentang usia 6 sampai 11 tahun, anak-anak mulai secara aktif membandingkan diri mereka dengan teman sebayanya.

Kondisi ini berawal dari si Kecil yang menyadari bahwa usaha mereka tidak sebaik usaha teman sebayanya dan mulai merasa rendah diri.

Beberapa perbandingan yang sering kali mereka sadari, yakni terkait nilai akademis, prestasi di sekolah, kondisi ekonomi keluarga, atau masalah sosial seperti jumlah teman yang dimiliki.

Baca Juga  8 Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-laki, Bunda Wajib Tahu

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya tidak membandingkan anak dengan anak lain atau bahkan dengan saudara kandung sendiri.

Pasalnya, bisa jadi perilaku anak yang suka membanding-bandingkan ini meniru kebiasaan orangtua di rumah.

3. Mengalami trauma

Dilansir dari Compass Counselling, dalam kasus yang paling parah, penyebab anak tidak percaya diri dapat berupa trauma masa lalu.

Misalnya pelecehan seksual atau fisik, bencana, penyakit parah, atau kematian orang yang disayangi.

Beberapa anak dengan trauma bergumul dan merasa bersalah akibat masalah yang tidak segera diatasi, sehingga malah dapat menambah perasaan malu dan membuatnya kurang percaya diri.