Pemakaian aluminium foil untuk mengolah makanan bukan tidak mungkin dapat memicu efek dalam jangka panjang.

Meski begitu, sampai saat ini masih belum ada studi yang membuktikan adanya efek pemakaian aluminium foil terhadap risiko masalah kesehatan tertentu.

Amankah Penggunaan Aluminium Foil untuk Makanan?

Semakin tinggi pemakaian aluminium foil untuk mengolah makanan, pastinya akan semakin banyak juga aluminium yang terserap dalam makanan dan masuk ke tubuh.

Meski begitu, hal ini memicu pro dan kontra. Beberapa ahli meyakini bahwa kondisi ini bisa memicu efek negatif, tetapi ada pula yang tidak menyetujuinya.

Bagaimana cara kandungan tersebut memberikan dampak pada seseorang sebenarnya bergantung pada banyak hal.

Baca Juga  6 Buah yang Mengandung Asam Folat, Bagus Untuk Ibu Hamil

Misalnya, bagaimana kondisi kesehatan secara menyeluruh dan kemampuan tubuh mengatasi akumulasi aluminium.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setuju bahwa level aluminium yang bisa diterima oleh tubuh tidak lebih dari 2 miligram untuk setiap 1 kilogram berat badan setiap minggu. Sayangnya, tidak sedikit orang justru menyerap lebih dari itu.

Jadi, supaya penggunaan aluminium foil untuk mengolah makanan tetap aman, kamu bisa ikuti tips berikut ini.

●Pakai api kecil untuk memasak apabila memakai lembaran tersebut.
●Pakai peralatan memasak dan peralatan makan yang tidak memiliki kandungan aluminium, seperti porselen atau beling.
●Sebaiknya, pakai aluminium foil hanya jika benar-benar perlu untuk memasak.
●Hindari memakai aluminium untuk mengolah makanan yang asam.

Baca Juga  Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan yang Masih Jarang Diketahui

Jadi kesimpulannya, pemakaian aluminium foil untuk mengolah makanan sebenarnya masih aman.

Meski meningkatkan kadar kandungan aluminium dalam makanan, tubuh dapat membuangnya melalui urine maupun feses.

Meski demikian, apabila kamu khawatir akan efek penggunaan lembaran tersebut terhadap kondisi kesehatan, tidak ada salahnya membatasi pemakaiannya.

Kamu juga bisa menggantinya dengan kertas yang memang khusus untuk makanan.(Dilansir dari Halodoc.com)