“Namun, untuk masa itu, sebelum Natal yang perlu diwaspadai di wilayah Indonesia bagian utara. Utara khatulistiwa, batasnya khatulistiwa, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan itu sudah perlu diwaspadai sejak sebelum Natal,” tuturnya.

Selain cuaca ekstrem, Dwikorita menyebut di masa Nataru ini ada potensi gelombang tinggi di Samudera Hindia, Pasifik, hingga Selat Sunda. Dia juga mengingatkan soal arus dan angin kencang.

“Seperti itu juga gelombang tinggi, terutama di Samudera Hindia, di Samudera Pasifik, di Selat Sunda, terutama menjelang akhir tahun. Terutama arus kencang, angin kencang, dan bisa dengan gelombang tinggi,” terangnya. (**)

Baca Juga  Oknum Guru Besar UGM Dipecat, Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual