3. Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya

Beberapa pengidapnya juga mengalami peningkatan sensitivitas terhadap cahaya. Cahaya terang mungkin menjadi mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan pada mata. Hal ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, terutama ketika berada di lingkungan yang terang.

4. Sakit kepala atau nyeri pada mata

Beberapa pengidap glaukoma mengalami sakit kepala atau nyeri pada mata. Sensasi ini dapat muncul secara mendadak dan terasa intens.

Sakit kepala dapat bersifat episodik dan terkait dengan peningkatan tekanan intraokular yang disebabkan oleh glaukoma. Supaya tidak semakin parah, Ini Pilihan Obat Glaukoma yang Bisa Dokter Resepkan.

5. Munculnya cincin warna-warni di sekitar cahaya

Fenomena yang dikenal sebagai “halo” dapat terjadi pada beberapa pengidap glaukoma. Hal ini dapat membuat cahaya terlihat seperti cincin warna-warni di sekitarnya, terutama ketika melihat sumber cahaya seperti lampu.

Baca Juga  5 Teknik Relaksasi Meredakan Stres dan Penyakit Akibat Stres

6. Mata merah atau terasa sakit

Glaukoma dapat menyebabkan mata menjadi merah atau terasa sakit. Kondisi ini dapat disertai dengan peningkatan tekanan intraokular yang memengaruhi keseimbangan cairan di mata.

7. Perubahan warna iris

Pada beberapa kasus glaukoma, terutama jenis tertentu seperti glaukoma sudut tertutup, dapat memicu perubahan warna pada iris mata. Iris yang biasanya berwarna cokelat dapat menjadi lebih pucat atau berubah warna.

8. Penglihatan tiba-tiba kabur

Beberapa pengidap glaukoma mungkin mengalami penurunan tiba-tiba dalam ketajaman penglihatan. Hal ini dapat terjadi ketika saraf optik mengalami kerusakan yang signifikan akibat peningkatan tekanan intraokular.(Dilansir dari Halodoc.com)