“Untuk itu kami harapkan pilar demokrasi ini dapat memainkan peran strategis ini dengan sangat baik, bukan malah ikut dalam pelanggaran pemilu,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan media massa agar dapat menjaga kondusifitas kampanye di media massa dan media sosial. Jangan sampai ada kata fitnah, black campaign, negative campaign, hoaks atau berita dan isu negatif lainnya yang menjelekkan peserta pemilu lain.

“Sebelum memberitakan harap untuk dilakukan cek dan ricek, karena tentu ada pasal pidana lainnya. Dan yang paling penting adalah kita semua disini sedang mencoba membangun sebuah sistem pemilu yang bersih dan beretika, bukan sistem pemilu yang menjatuhkan dengan fitnah dan isu negatif lainnya,” pungkas Osykar. (**)

Baca Juga  Besok Masa Kampanye Berakhir, Bawaslu Babar Minta Caleg Turunkan APK Secara Mandiri