“Benar, kemarin itu ada kejadian yang sangat memilukan dialami oleh Bapak MD. Yang mana, saat keduanya sedang mencari timah di kolong kawasan perkebunan sawit milik Cong Akin di Desa Sekarbiru, kecelakaan menimpa anaknya,” ujarnya Kompol Albert.

Dia menerangkan, mulanya, kedua ayah dan anak ini berangkat dari rumah di Dusun Tambang Dua Lima, ke kawasan perkebunan kelapa sawit milik Cong Akin di Desa Sekarbiru sekitar pukul 10.00 WIB. Biji timah ini, mereka cari dengan mesin dompeng 26 milik Bayu.

“Selanjutnya saat setiba di lokasi sekira pukul 11.00, ketika ayah korban baru melihat-melihat di sekeliling lokasi tempat mereka bekerja, korban turun ke bawah, menyalakan mesin dompeng untuk mengeringkan air di lokasi tempat mereka akan kerja,” ujarnya.

Baca Juga  Seorang Pemuda di Desa Ranggi Asam Terjerat Perkara Narkotika

“Ketika mesin telah dinyalakan korban, tiba-tiba tanah di sekeliling korban ambruk dan menimpa korban yang pada saat itu korban sedang berada di bawah kolong. Untuk kedalaman kolong sendiri kita cek di TKP sekira kurang lebih dua meter,” tambahnya.