Sementara itu, Dodoy dari LBH Milenial turut merespon keluhan tersebut. Ia menyampaikan bahwa banyak warga yang mengadu terkait permasalahan ini dan meminta pihak terkait dapat mencari solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh warga.

“Saat ini, telah dilakukan perbaikan pada 3 titik yang terdampak. Namun, diharapkan pemerintah segera memperhatikan semua titik yang memiliki jarak lubang talud yang terlalu lebar, sehingga rumah-rumah yang terancam abrasi dapat segera mendapatkan perlindungan yang memadai,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Pemerintah Desa Penyak diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengevaluasi kembali desain dan pengaturan lubang talud, agar dapat mengurangi risiko abrasi bagi warga.

Baca Juga  Wabup Efrianda Pastikan Insentif Penghulu Aman hingga Juni 2026

Kecepatan tindakan serta perhatian terhadap keluhan masyarakat diharapkan mampu melindungi rumah-rumah warga dan mencegah dampak lebih lanjut akibat permasalahan ini.

“Masyarakat Desa Penyak berharap agar penyelesaian terhadap permasalahan jarak lubang talud yang terlalu lebar dapat segera dilakukan agar mereka dapat hidup dengan aman dan nyaman di rumah masing-masing,” tutupnya.