BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Warga Gg Kebanjiran, Kampung Keranggan Tengah, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Ojie, memberikan klarifikasi ihwal aktivitas penambangan yang sempat dia jalankan di atas lahan milik ayahnya beberapa pekan terakhir.

Ketika dikonfirmasi, Ojie, sapaan akrab anak Man Ayam ini tak menampik jika dalam menjalankan aktivitas tambang itu sempat menggunakan alat berat jenis mini merek Kobelco warna hijau. Eksavator ini merupakan milik seorang bernama Yanca yang dia sewa.

“Kalau sekarang sudah kondusif semua bisa dikatakan warga di sini. Alat-alat di lapangan sudah saya angkat semua walaupun ada masyarakat yang bilang, kenapa diangkat, silahkan jalan saja. Saya bilang tak apa-apa, mau diangkat dulu,” ujar Ojie, Jumat (5/1/2023) pagi.

Baca Juga  Bocah 7 Tahun Tenggelam saat Berenang di Pantai Batu Rakit Mentok, Begini Kondisinya

Menurut Ojie, antara pihaknya bersama warga sekitar telah menjalin koordinasi dan semuanya dipastikan kembali kondusif. Namun rencananya, aktivitas akan kembali dilaksanakan meski untuk saat ini semuanya diliburkan terlebih dulu hingga suasana kondusif.

“Benar, saya kemarin sudah janji kalau itu (tambang ada hasilnya) akan bagi beras ke warga sekitar. Kalau timah itu sudah dijual semua, abang memang mau bagi beras, per rumah atau setiap KK walaupun hanya satu karung. Tapi timahnya belum dijual,” bebernya.

“Karena orang beli murah, sementara di sana pengeluaran per hari 600 ribu. Dapat hanya 10 kilo (timah per hari). Untuk PC (alat berat) abang pakai untuk gali pasir menambang, sekaligus rencananya mau merapikan lapangan, tanah itu dibuat kaveling untuk rumah,” jelasnya.

Baca Juga  Pembukaan Jalan Penghubung Airbulin - Tebing Terus Berlanjut meski Sempat Terkendala Gegara Hal Ini

Setelah gundukan tanah di lokasi telah dibongkar menggunakan alat berat tadi, lanjut Ojie, rencananya setelah itu baru dilakukan proses perataan lahan. Berkaitan aktivitas gunakan mesin dompeng yang sempat berjalan di tepi jalan lingkar, ia juga memikirkan hal itu.