Waduh, Penambang Timah di Perairan Belolaut Tak Takut Aparat
“Kalau saya cek kemarin ada belasan unit, tidak tahu kalau sekarang karena masih banyak yang parkir di darat. Tak semuanya bekerja seperti kemarin dan sampai saat ini belum ada kejelasan juga untuk masyarakat di sini (kompensasi, red),” tambah Ike.
Dilansir sebelumnya, lebih dari 100 unit ponton tambang timah jenis rajuk beroperasi di perairan Desa Belolaut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) seperti terlihat pada tanggal 25 Desember 2023 lalu.
Dari informasi yang berhasil diterima di lapangan, aktivitas ratusan ponton tambang timah diduga ilegal ini sudah berjalan dalam kurun waktu 2 bulan terakhir. Namun ratusan ponton ini tak berjalan dalam 1 waktu, tetapi secara bertahap hingga di atas 100 unit.
Meski begitu, hingga saat ini tidak ada tanda-tanda tindakan tegas dari aparat penegak hukum atas aktivitas yang membuat luluh-lantak laut Belolaut ini. Hal demikian sangat disayangkan oleh salah seorang warga Belolaut bernama Ike.
“Sudah hampir dua bulan bang, ponton di atas jumlahnya 100 sekarang. Kalau penimbangan, tidak ada yang koordinir, mereka menimbang (timah) di laut. Sistem mereka ini bebas dari ponton mau jual timah ke mana,” ujar Ike saat dikonfirmasi, Senin (25/12/2023) sore.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.