JAKARTA, TIMELINES.ID– Pemerintah akan menambahkan anggaran pupuk bersubsidi sebesar Rp14 triliun pada 2024, guna memenuhi kebutuhan pupuk petani untuk meningkatkan produksi padi.

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah akan menambah jumlah anggaran pupuk subsidi sebesar Rp14 triliun yang kini dalam proses di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal tersebut, dikatakan Presiden saat berada di Kabupaten Banyumas dalam rangkaian kerja meninjau percepatan tanam awal 2024 dan berdialog dengan ribuan petani penyuluh se-Jawa Tengah.

Dalam keterangan tertulis Biro Humas Kementan, Jumat (5/1/2024), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat mendampingi Presiden Joko Widodo mengunjungi RITA SuperMall Purwokerto di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengatakan tinjauan itu merupakan upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan di pasaran dalam kondisi aman.

Baca Juga  Ombudsman RI: Penggunaan Kartu Petani di Babel Belum Optimal

Mentan mengatakan, dirinya sudah berkeliling ke lebih dari 11 provinsi guna mendengar aspirasi yang dikeluhkan petani.

Menurutnya, rata-rata keluhan mereka adalah kurangnya pasokan pupuk subsidi untuk meningkatkan produksi. Dia pun bergegas menyampaikan hal itu ke Presiden Joko Widodo.

“Bapak presiden kami sudah keliling 11 provinsi di Indonesia. Dan rata-rata keluhan mereka (petani-red) adalah pupuk. Alhamdulillah, setelah saya lapor pada pertemuan yang lalu di Pekalongan bapak presiden setuju pupuk subsidi ditambah,” katanya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para petani di Jawa Tengah untuk segera mempercepat masa tanam pada awal Januari 2024.