TIMELINES.ID- Sebenarnya tidak ada aturan baku mengenai mulai usia berapa anak dapat mengikuti olahraga bela diri.  Meski demikian, kebanyakan ahli berpendapat bahwa olahraga bela diri mulai bisa diikuti si Kecil sejak usia enam tahun.

Pada usia tersebut, sebagian besar anak sudah dapat mengikuti instruksi dengan baik, serta sudah mulai bisa berpikir kritis. Selain itu, umumnya anak usia enam tahun ke atas sudah dapat berlatih secara disiplin.

Namun tentu saja, usia tersebut bukanlah usia yang pasti. Banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin memperkenalkan latihan bela diri untuk anak.

Selain faktor usia, hal penting lain yang perlu dipertimbangkan adalah pemilihan jenis olahraga bela dirinya dan aspek keamanannya.

Baca Juga  10 Manfaat Olahraga Bela Diri untuk Anak agar Kuat Jasmani dan Mental

Jenis olahraga bela diri untuk anak sebaiknya memiliki nilai-nilai positif atau filosofis, serta tidak menekankan pada duel.

Jenis Olahraga Bela Diri yang Cocok untuk Anak

Berikut ini adalah beberapa jenis olahraga bela diri yang dapat orang tua perkenalkan kepada si Kecil. Pilihlah yang sesuai dengan kondisi anak agar saat menjalaninya ia pun tak merasa terpaksa.

1. Taekwondo

Olahraga bela diri asal Korea ini populer di Indonesia sejak lama. Olahraga ini menekankan pada teknik gerakan tangan dan kaki yang dapat digunakan untuk melindungi diri dari bahaya.

Selain itu, beberapa studi melaporkan manfaat lain dari taekwondo seperti meningkatkan daya konsentrasi dan menumbuhkan rasa percaya diri.

Baca Juga  Mengenal Pencak Silat, Manfaat dan Teknik Dasarnya

2. Pencak Silat

Seni bela diri asli Indonesia ini juga dapat menjadi pilihan untuk anak. Pencak silat tak hanya melatih aspek fisik tetapi juga mental.

Dari sisi fisik, kekuatan otot lengan dan tungkai dilatih dengan optimal. Sementara dari aspek mental, latihan pernapasan dan sisi filosofis dari pencak silat membantu si Kecil lebih tenang dalam menghadapi tekanan.

3. Aikido

Aikido menekankan pada perlindungan diri tanpa melakukan tindakan agresif pada orang lain. Fokus aikido adalah mempelajari gerakan untuk ”mengunci” lawan, bukan untuk melakukan perlawanan.

Tak seperti olahraga bela diri lainnya, aikido bukanlah seni bela diri yang dipertandingkan dan tidak ada duel yang dilakukan.

Baca Juga  Patrick Kluivert Tiba di Indonesia