4. Karate

Karate merupakan jenis bela diri lain dari Jepang. Dari asal katanya, karate berarti tangan kosong. Artinya, bela diri ini menekankan pada melatih gerakan untuk melindungi diri tanpa menggunakan senjata.

Setiap gerakan dalam yang diajarkan dalam karate memiliki nilai moral yang baik untuk diajarkan pada anak.

Tips Memilih Olahraga Bela Diri untuk Anak 

Selain jenis olahraga bela dirinya, ada beberapa hal lain yang harus kamu perhatikan dalam memilih jenis bela diri yang tepat untuk anak.

The American Academy of Pediatrics (AAP) memberikan rekomendasi mengenai beberapa aspek yang harus diperhatikan sebelum si Kecil berlatih bela diri, yaitu:

Pelatih yang Berpengalaman

Pastikan bahwa pelatih bela diri untuk si Kecil berpengalaman dalam mengajar anak-anak. Selain itu, pelatih bela diri harus bisa mengajarkan dengan cara yang menyenangkan.

Baca Juga  Mengenal Pencak Silat, Manfaat dan Teknik Dasarnya

Untuk mengetahui hal ini tidaklah mudah. Orang tua perlu melakukan survei ke beberapa klub bela diri dan melakukan observasi terhadap pelatih dahulu sebelum mendaftarkan si Kecil.

Teknik yang Tepat

Untuk menghindari keseleo atau cedera lainnya, pelatih harus bisa memastikan bahwa anak melakukan latihan bela diri dengan teknik yang benar.

Tidak boleh ada gerakan yang berpotensi menyebabkan benturan di kepala.

Gunakan Alat Pelindung Diri

Tanyakan kepada pelatih bela diri mengenai alat pelindung diri apa yang bisa dipakai. Misalnya saja helm, pelindung siku, pelindung lutut, atau pelindung dada.

Sebisa mungkin, lantai tempat latihan bela diri dialasi dengan matras atau alas yang aman untuk menghindari cedera jika terbentur lantai.

Baca Juga  10 Manfaat Olahraga Bela Diri untuk Anak agar Kuat Jasmani dan Mental

Itulah beberapa tips dalam memperkenalkan olahraga bela diri untuk anak. Jika si Kecil menunjukkan minat dan kesiapan mengikuti latihan bela diri, pastikan orang tua memilih jenis yang tepat dan yang memiliki fasilitas aman.(Dilansir dari Klikdokter.com)