BANGKA TENGAH, TIMELINES ID — Program Jahe Merah yang dicetuskan Gubenur Bangka Belitung periode 2017-2022, Erzaldhi Rosman Djohan membuat warga Bangka Tengah resah.

Pasalnya, program tersebut awalnya sangat meyakinkan, bahkan jika warga gagal panen, maka akan mendapatkan asuransi.

Namun terjadi malah 400 warga Bangka Tengah masuk dalam blacklist BI Checking.

S, salah satu warga yang mengikuti program jahe merah mengaku awalnya ditawari bantuan program jahe merah.

“Kemudian, memang ada sosialisasi, tapi bukan soal pinjaman KUR, melainkan tata cara budidaya jahe merah di rumah saudara Supiat,” ujar S, Senin (8/1/2024).

Dikatakan S, saat sosialisasi sempat ditanyakan, bagaimana jika jahe merah yang dibudidayakan gagal panen.

Baca Juga  Polemik Jahe Merah Terus Bergulir, Ratusan Warga Bateng Terlilit Utang Rp10 Juta Masih Diblacklist BI Checking

“Kata pihak sana, ada asuransinya, sehingga kami percaya, namun tidak tahu ini pinjaman di bank, kirain bantuan,” ujarnya.

Ia menerangkan setelah tanda tangan dan mendapatkan buku rekening, dirinya melakukan pencairan uang sebesar Rp900.000 untuk membeli waring.