Pengaruh Musim dan Kondisi Ekonomi Nelayan di Kampung Laut Cilacap
Oleh: Raudya Setya Wismoko Putri, M.Pd
Kondisi ekonomi keluarga yang bermata pencaharian sebagai nelayan di Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap sangat beragam.
Menurut Mulyanto Sumardi dan Hans Dieter Evers dalam (Nasution, 2008) menyatakan bahwa kondisi ekonomi adalah suatu kedudukan yang secara rasional dan menetapkan seseorang pada posisi tertentu dalam masyarakat, seperti memiliki tingkat pendidikan yang lebih, atau memiliki tingkat mobilitas yang lebih besar.

Sedangkan menurut (Putri et al., 2023) kondisi ekonomi adalah kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompok manusia yang ditentukan oleh jenis aktivitas ekonomi, pendapatan, tingkat pendidikan, jenis rumah tinggal, dan jabatan dalam lingkungannya.
Nelayan tradisional mempunyai kapasitas kemampuan menangkap sangat rendah hal ini disebabkan oleh peralatan yang sangat sederhana (Rahim et al., 2014).
Hal ini di rasakan oleh masyarakat di Desa Ujungalang, Kecamatan, Kampung Laut, Cilacap mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan, terdapat masyarakat yang bekerja sebagai guru di Kecamatan Kampung Laut, serta ada yang berjualan makanan di depan rumah.
Masyarakat melakukan beberapa aktivitas ekonomi agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, salah satu di antaranya yang menjadi pekerjaan mayoritas adalah sebagai nelayan.
Pekerjaan ini dilakukan karena masyarakat tinggal di gugusan pulau-pulau kecil di Segara Anakan laut Cilacap yang sangat memudahkan mereka untuk dapat bekerja sebagai penangkap hasil laut.
Sehingga sebagian besar masyarakat yang bermukim di wilayah ini memilih bekerja sebagai nelayan dibanding pekerjaan lainnya.
Masyarakat yang bekerja sebagai nelayan di Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap memiliki penghasilan yang tidak menentu terkadang berpenghasilan cukup atau bahkan tidak sama sekali.
Bekerja sebagai nelayan merupakan pekerjaan yang dilakukan tanpa mempunyai penghasilan tetap. Hal ini menyebabkan bekerja sebagai nelayan akan berdampak kepada kondisi masyarakat terus berada di bawah garis kemiskinan.
Nelayan merupakan salah satu bagian dari anggota masyarakat yang mempunyai tingkat kesejahteraan paling rendah.
Dengan kata lain, masyarakat nelayan adalah masyarakat paling miskin dibanding anggota masyarakat subsisten lainnya (Masinambow et al., 2019).
Suatu ironi bagi sebuah negara maritim seperti Indonesia bahwa di tengah kekayaan laut yang begitu besar masyarakat nelayan merupakan golongan masyarakat yang paling miskin.
