Sektor pertambangan timah di Bangka Belitung juga harus mulai menggeser fokusnya menuju praktik pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Hal ini tidak hanya mencakup upaya untuk meminimalkan dampak lingkungan dari kegiatan tambang, tetapi juga untuk memastikan bahwa praktik pertambangan tersebut memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat setempat, melalui adopsi prinsip-prinsip pertambangan yang bertanggung jawab, diharapkan dapat mengurangi ruang bagi praktik mafia timah yang dampaknya merugikan semua pihak terutama masyarakat Bangka Belitung.

Selain upaya perbaikan internal, dukungan dari tingkat nasional dan juga sangat diperlukan dalam pemberantasan mafia timah di Bangka Belitung.

Kerja sama antarnegara dalam hal pertukaran informasi, penegakan hukum lintas batas, serta pemantauan ekspor-impor timah dapat sangat membantu dalam penindakan terhadap praktik ilegal terkait pertambangan timah

Baca Juga  Ini Langkah Strategis Pj Gubernur Kurangi Pengangguran di Bangka Belitung

Secara keseluruhan, pemberantasan mafia timah di Bangka Belitung memerlukan upaya terintegrasi dan berkelanjutan dari berbagai pihak terkait.

Diperlukan langkah-langkah konkret untuk memperkuat penegakan hukum, meningkatkan transparansi, memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi masyarakat lokal, serta menggeser praktik pertambangan timah kearah yang lebih bertanggung jawab, bermanfaat dan berkeadilan bagi masyarakat dan tercapainya kepentingan nasional.

Hanya dengan tindakan yang komprehensif dan kolaboratif, bahwa permasalahan mafia timah di Bangka Belitung dapat diatasi secara efektif dengan langkah – langkah kolektif sebagai berikut:

Menguatkan kerangka regulasi untuk memastikan bahwa pertambangan yang ada komprehensif, terkini, dan sejalan dengan praktik yang tebaik.

Meningkatkan pemahaman tentang regulasi pertambangan untuk semua pihak terkait sangat penting untuk memerangi kegiatan ilegal dan penghindaran regulasi.

Baca Juga  Berpuisi di Alun-alun Toboali, Era Baru Dunia Sastra Bangka Selatan

Pemantauan dan pengawasan sebagai implementasi sistem pengawasan yang kuat termasuk penggunaan teknologi seperti citra satelit, drone, dan pelacakan GPS, untuk membantu pihak berwenang mendeteksi, mengambilnya tindakan cepat terukur dalam proteksi mafia timah, ilegal dan penegakan hukum.

Membangun kemitraan antara badan pemerintah, penegak hukum, organisasi lingkungan, dan masyarakat sipil dapat memfasilitasi pendekatan yang terkoordinasi untuk menegakan regulasi pertambangan.

Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam sektor pertambangan, mulai dari perizinan, pelaksanaan, evaluasi,dan lainnya terkait, menerapkan mekanisme pelaporan transparan dan akses publik terhadap informasi dapat mempromosikan akuntabilitas, membantu mengidentifikasi ketidaksesuaian atau pelanggaran pertambangan timah di Bangka Belitung.

Melaksanakan pertambangan berkelanjutan,seperti ekstraksi sumberdaya yang bertanggung jawab, reklamasi area pasca tambang, dan adopsi teknologi bersih,dapat membantu meminimalkan dampak lingkungan dan sosial melalui pemberdayaan masyarakat sekitar dan insentif, dukungan untuk kegiatan pengembangan ekonomi lainnya.

Baca Juga  Sebuah Apresiasi: Satu Dekade Yayasan Jelajah Bangka Indonesia dalam Pelestarian Budaya dan Sejarah Lokal Pulau Bangka

Memperkuat langkah langkah anti korupsi dan mempromosikan tata kelola yang baik dalam sektor pertambangan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif tertib berkeadilan bagi masyarakat sekitar.

Semua uraian di atas tentunya dimaksudkan sebagai upaya perbaikan pertambangan timah di Bangka Belitung yang baik, transparan, akuntabel memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bangka Belitung dan negara bukan sebaliknya seperti praktik mafia timah yang membuat kerusakan, kerugian buat masyarakat Bangka Belitung, dan kepentingan starategis nasional.

Heri Suheri, Mahasiswa Program studi Ilmu Hukum S1 Universitas Terbuka UPBJJ-UT Pangkalpinang