Ziarah Kubur dan Keutamaan Mengunjungi Handai Tolan
Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil
Ziarah kubur merupakan amalan yang dibenarkan syariat melalui banyak nash Hadits atau Sabda Rasul.
Di antara keutamaannya adalah mengingat mati serta memberi salam kepada ahli kubur. Di antara adab yang dianjurkan tatkala berziarah kubur adalah menjaga sikap dengan mengangkat alas kaki atau sandal tatkala mendekati pemakaman.
Tatkala berhadapan, maka sepatutnya mengucapkan salam sekaligus doa sebagaimana yang diajarkan dalam Hadist Riwayat Muslim 2/671 Ibnu Majah, dan lafalnya dari dia, 1/494 dari Buraidah Radliallahu ‘anhu dan di antara dua tanda kurung adalah Hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anhaa dalam riwayat Muslim 2/671. Berikut lafal beserta artinya:
“Assalamu’alaykum Ahlad-diar, minal mukminin wal musliminina, wa Inna wa inshaaAllahi bikum lalahiquun (wa yarhamullahul mustaqdimiina minna wal musta’khuriin) as’alullaha Lana wa lakum al-aafiaah.”
“Semoga kesejahteraan untukmu, wahai penghuni kubur dari orang-orang mu’min dan muslim, dan sesungguhnya kami Insya Allah akan menyusul kalian (Semoga Allah merahmati orang yang mendahului di antara kita dan mereka yang menyusul kemudian). Aku memohon kepada Allah untuk kami dan kalian keselamatan.”
