5. Paparan timbal

Centers for Disease Control and Prevention mengungkapkan bahwa ada hubungan antara paparan timbal kronis dan peningkatan risiko asam urat.

Namun, kaitan secara spesifiknya dalam peningkatan asam urat (hiperurisemia) masih sedang diteliti lebih jauh.

6. Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat memicu naiknya kadar asam urat dalam tubuh. Berikut beberapa obat-obatan penyebab asam urat:

●Aspirin.
●Obat antihipertensi, seperti diuretik, ACE inhibitor, dan beta-blocker.
●Obat yang mengandung salisilat.

7. Penyakit tertentu

Penyakit asam urat juga dapat terjadi akibat dipengaruhi oleh kondisi medis yang mendasarinya.

Beberapa kondisi medis pemicu asam urat, antara lain:

●Diabetes.
●Obesitas.
●Hipertensi.
●Sindrom metabolik.
●Penyakit ginjal.
●Penyakit jantung.

Selain itu, seseorang yang mengalami operasi atau trauma baru-baru ini terkadang juga dapat memicu serangan asam urat.

Pemeriksaan Asam Urat 

Pemeriksaan asam urat dilakukan dokter berdasarkan tinjauan riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan serta gejala yang dialami pasien. Mulai dari sensasi rasa nyeri hingga gejala kemerahan atau bengkak yang makin parah.

Baca Juga  Dampak Kolesterol Rendah yang Wajib Diwaspadai

Untuk mengetahui risiko kesehatanmu terhadap penyakit asam urat, dokter biasanya menganjurkan untuk melakukan beberapa pemeriksaan seperti berikut:

●Cek darah, untuk mengukur kadar asam urat dalam darah.
●Tes urine, untuk memeriksa kadar asam urat dalam urine.
●Tes cairan sendi, dilakukan dengan cara mengambil sampel cairan pada sendi untuk memeriksa kristal asam urat di bawah mikroskop.
●Foto Rontgen, untuk melihat kondisi atau peradangan sendi.
●USG, untuk mendeteksi dan memeriksa keberadaan dan kondisi kristal asam urat pada sendi.

Bagi kamu yang ingin melakukan pemeriksaan asam urat di U by Prodia, kamu bisa memilih tes asam urat melalui sampel darah atau urine.

Caranya buka aplikasi U by Prodia, pilih Diagnostik, ketik Asam Urat atau Asam Urat Urine di kolom Cari pemeriksaan lab, dan ikuti langkah-langkah untuk memesan pemeriksaan hingga selesai.

Baca Juga  5 Cara Melembutkan Rambut Kering dengan Minyak Alami

Cara Mengobati Asam Urat

Penanganan penyakit asam urat umumnya dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan. Penggunaan obat tersebut bertujuan untuk meredakan gejala dan mencegah terjadinya komplikasi.

Untuk meredakan gejala asam urat, beberapa obat-obatan yang umum dikonsumsi, di antaranya:

●Obat antiinflamasi nonsteroid tanpa resep, seperti ibuprofen.
●Obat antiinflamasi nonsteroid resep, seperti diklofenak atau celecoxib.
●Obat anti-gout, seperti colchicine
●Kortikosteroid, seperti prednison.

Sementara jenis obat asam urat yang ditujukan mencegah komplikasi, antara lain:

●Allopurinol dan febuxostat, yang bekerja dengan menghambat produksi asam urat.
●Probenecid, yang bekerja dengan meningkatkan pengeluaran asam urat berlebih dari tubuh.
●Pencegahan Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat umumnya dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat setiap harinya. Berikut langkah-langkah pencegahan asam urat yang bisa kamu lakukan.

Baca Juga  Tak Hanya Wortel 6 Makanan Ini Bagus Untuk Kesehatan Mata

●Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, terutama makanan rendah lemak.
●Melakukan olahraga atau aktivitas fisik secara rutin.
●Membatasi makanan tinggi purin, seperti daging merah, jeroan, dan hidangan laut.
●Mengurangi minuman beralkohol dan minuman manis.
●Menjaga berat badan ideal, atau turunkan berat badan berlebih.
●Berhenti merokok, serta minum air putih yang cukup.

Jika kamu mengalami gejala-gejala penyakit asam urat atau memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai kondisi ini, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi dan perawatan yang tepat.

Dengan demikian, kamu bisa mengantisipasi dan selalu melakukan berbagai upaya pencegahan penyakit asam urat sedini mungkin.(Dilansir dari Prodiadigital.com)