BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat (Babar) tak henti-hentinya imbau dan mengajak masyarakat di daerah ini untuk bersama-sama memberantas sarang nyamuk untuk mencegah virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Disebut Kadinkes Babar, Muhammad Sapi’i Rangkuti, fogging (pengasapan) bukan cara efektif dalam memberantas nyamuk DBD. Karena fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa sepertinya tetapi fakta-fakta di lapangan tidak juga berdampak membunuh nyamuk.

“Kita lihat ketika kami lakukan fogging, seharusnya banyak nyamuk yang bergelimpangan mati, tetapi tidak ada secara kasat mata. Mungkin sudah kebal, racun ini sudah resisten dengan asap karena sudah terlalu sering,” ujar dia, Sabtu (17/2/2024) siang.

Baca Juga  Kapolres Babar Pimpin Sertijab Perwira: Mutasi Adalah Kepercayaan dan Tanggung Jawab Baru

Anggap saja, sebut Rangkuti nyamuk di lapangan mati saat dilakukan fogging. Akan tetapi, karena fogging sifatnya sesaat, nyamuk berikutnya tetap hidup dan berkembang biak. Kondisi ini tidak memungkinkan jika pemerintah harus melakukan fogging setiap hari.