8 Dampak Kesehatan karena Kekurangan Minum Air Putih
4. Gangguan ginjal
Kekurangan air dapat mempengaruhi fungsi ginjal kamu, menyebabkan risiko batu ginjal dan gangguan lainnya.
Ginjal membutuhkan cairan untuk menyaring zat-zat yang tidak dibutuhkan dalam darah serta mengencerkan urine. Kurang minum air putih dan dehidrasi dapat mengganggu kinerja ginjal yang satu ini.
5. Gangguan keseimbangan elektrolit
Kurang minum air putih dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Elektrolit seperti natrium, kalium, dan klorida penting untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
Kurang minum air putih dapat mengganggu keseimbangan elektrolit ini, menyebabkan gejala seperti rasa lelah, kram otot, dan bahkan masalah jantung.
6. Gangguan kesehatan mental
Dehidrasi juga dapat memengaruhi kesehatan mental kamu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi bisa berhubungan dengan perubahan mood, memicu stres, rasa cemas, bahkan depresi.
7. Gangguan fungsi otak
Kurang minum air putih dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, kelelahan, dan bahkan kemampuan mengingat. Otak membutuhkan air untuk berfungsi dengan baik.
8. Memicu tekanan darah rendah
Kurang minum air putih dan dehidrasi dapat memicu penurunan volume darah, peningkatan denyut jantung, serta penurunan tekanan darah yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan pingsan.
Tidak hanya itu, risiko kamu mengalami hipotensi ortostatik juga meningkat sebagai akibat kurang minum air putih. Hipotensi ortostatik adalah kondisi menurunnya tekanan darah secara tiba-tiba karena adanya perubahan posisi tubuh (contoh: dari duduk ke berdiri).
(***)
