Saat Anda berkeringat, cobalah untuk mengeringkan bagian yang berkeringat. Cara ini dilakukan agar bakteri tidak bereaksi dengan keringat yang kemudian menimbulkan bau badan.

3. Mengganti baju

Jika Anda sering berkeringat, Anda mungkin perlu membawa baju ganti ketika bepergian. Baju yang bersih dapat membantu meminimalkan efek buruk dari reaksi antara keringat dan bakteri.

Agar mencegah bau badan muncul tiba-tiba, segeralah ganti baju Anda dengan baju bersih, terutama saat tubuh Anda mulai berkeringat.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan pakaian Anda dengan mencucinya secara rutin, terutama setiap habis Anda gunakan.

4. Kenakan deodoran atau antiperspiran

Cara yang tak kalah penting untuk menghilangkan bau badan adalah selalu menggunakan deodoran atau antiperspiran. Meskipun sering dikira sama, sebenarnya kedua jenis produk ini berbeda.

Baca Juga  Bertemu Dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi di Jeddah, Gus Men: Ada Dua Hal yang Kami Bahas

Umumnya, deodoran mengandung alkohol atau komponen antibakteri, seperti triclosan. Zat ini menciptakan lingkungan yang membuat bakteri tidak bisa hidup atau berkembang biak.

Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, deodoran diklasifikasikan ke dalam kosmetik, sedangkan antiperspiran tergolong ke dalam obat-obatan.

Fungsi utama antiperspiran adalah mencegah timbulnya ketiak basah dengan cara membentuk gel dan menyumbat kelenjar keringat.

5. Perhatikan apa yang Anda makan

Tips selanjutnya untuk mengatasi bau badan adalah dengan mengontrol makanan Anda. Pasalnya, beberapa makanan dapat menyebabkan bau badan dan keringat berlebih, misalnya makanan pedas, kopi, alkohol, dan bawang putih.

Tak hanya itu, beberapa jenis sayuran, seperti brokoli, juga dapat menimbulkan aroma tidak sedap.

Baca Juga  3 Kebiasaan yang Bisa Membawa Kamu Menjadi Pebisnis Sukses

Ini terjadi karena komponen sulfur pada sayuran tersebut diproses oleh tubuh dan dikeluarkan melalui napas, urine, dan keringat.(Dilansir dari Hellosehat.com)