Mengakui Prestasi Orang Lain Itu Hebat
Mengakui prestasi orang lain memang susah. Bahkan teramat susah. Apalagi ketika prestasi kerja itu diraih oleh mereka yang tergolong masih muda.
” Ah, dia kan masih yunior. Anak baru. Anak bawang,” ungkapan yang sering kita dengar dan menghantam kuping kita. Padahal kemampuan mereka sangat cemerlang.
Pada akhirnya, sudah saatnya kita belajar untuk mengakui prestasi orang lain. Sudah waktunya kita memberikan warna baru untuk anak-anak muda yang hebat. Memberikan tempat dan ruang untuk birokrat-birokrat muda itu.
Mengakui kerja keras dan kerja cerdas mereka. Para birokrat muda daerah. Penerus kebermajuan daerah yang secara kualitas layak untuk berkompetisi dan diberikan tanggung jawab.
Ngomong-ngomong, apakah kita termasuk golongan orang yang mengakui kehebatan kerja orang lain?
Jangan-jangan, kita tidak mengakui prestasi orang lain, karena kita sendiri tidak pernah memproduksi prestasi hebat. Alamak, ngeri kali, uhuyyy…
Toboali, selasa 26 Maret 2024
Rusmin Sopian, Penulis & Pemerhati Sosial Budaya Bangka Selatan
