Oleh: Nur Annisaa, S.Pd

Sesungguhnya Allah Ta’ala mengkhususkan bulan Ramadan di antara bulan-bulan lainnya dengan keutamaan yang agung dan keistimewaan yang banyak. Allah Ta’ala berfirman,

 “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. Dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain” (QS. Al-Baqarah [2]: 185).

Dan termasuk dalam keutamaan bulan yang penuh berkah ini adalah dilipatgandakannya amal kebaikan di dalamnya. Diriwayatkan bahwa amalan sunnah di bulan Ramadan memiliki pahala yang sama dengan amal wajib. Satu amal wajib yang dikerjakan di bulan ini setara dengan 70 amal wajib.

Baca Juga  Wow, Pemerintah Pusat Anggarkan 32 Triliun Rupiah Untuk Percepatan Pembangunan Jalan-jalan Daerah

Barangsiapa yang memberi buka puasa untuk seorang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka, dan baginya pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala oarang yang berpuasa tersebut sedikit pun.

Semua kebaikan, berkah, dan anugerah ini diberikan untuk kaum muslimin dengan datangnya bulan yang penuh berkah ini.

Oleh karena itu, hendaklah kaum muslimin menyambut bulan ini dengan kegembiraan dan keceriaan, memuji Allah yang telah mempertemukannya (dengan bulan Ramadan), dan meminta pertolongan kepada-Nya untuk dapat berpuasa dan mengerjakan berbagai amal saleh di bulan Ramadan

Saat ini, umat Islam di seluruh dunia sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Di akhir bulan puasa ini, terdapat sejumlah amalan khusus yang dapat dikerjakan untuk meraih berkah Ramadan. Berikut ini amalan 10 hari terakhir bulan Ramadhan sesuai sunnah Rasulullah saw.

Baca Juga  Besok, Aplikasi PeduliLindungi Tranformasi Menjadi Satu Sehat Mobile

Berdasarkan teladan Nabi Muhammad saw, beliau mengisyaratkan kepada umatnya untuk meningkatkan intensitas ibadah di sepertiga akhir Ramadan.

Hal itu tergambar dalam hadis riwayat Aisyah ra, ia berkata: “Ketika memasuki 10 akhir Ramadan, Nabi mengencangkan sarung, mengisi malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut ibadah,” (H.R. Bukhari).

Umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan momen Ramadan yang akan berakhir demi meraih berkah dari Allah Swt. Pasalnya, pada Ramadan, amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya, sementara perbuatan maksiat juga diganjar dosa berlipat-lipat.

Sementara seorang muslim masih diberi usia untuk menjalani Ramadan, momen itu sebaiknya dimanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin untuk memaksimalkan berkah bulan suci ini.

Baca Juga  Presiden Jokowi Berikan 5 Arahan Untuk KPU Terkait Kesiapan Pelaksanaan Pemilu 2024

Nabi Muhammad saw bersabda: “Maka takutlah kalian (terhadap) Ramadan. Sesungguhnya amalan-amalan kebaikan dilipatgandakan pada bulan tersebut (Ramadan) dan begitu juga dengan amalan-amalan keburukan,” (H.R.Thabrani).

Terkhusus, pada sepertiga akhir Ramadan, Rasulullah saw memberi teladan untuk melakukan sejumlah amalan khusus, mulai dari meningkatkan intensitas salat malam dan ibadah lainnya, mencari Lailatul Qadar, hingga memanjatkan doa penghujung Ramadan.

Amalan yang dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadhan berikut ini sejumlah amalan yang dapat diterapkan pada sepertiga akhir Ramadan untuk mencari berkah di penghujung bulan puasa 1443 hijriah.