Perbaiki Niat Agar Ibadah Terasa Nikmat
Oleh: Nur Aisyah, S.Pd (Fasilitator SDIT Alam Cahaya)
Allah Swt selalu melimpahkan nikmat-Nya setiap saat selama kita masih diberikan hidup di dunia ini. Mulai dari bangun tidur di pagi hari hingga kita memejamkan mata untuk tidur kembali di malam hari, nikmat Allah selalu dilimpahkan kepada kita.
Oleh sebab itu, kita sebagai manusia yang selalu dibanjiri dan dilimpahi kenikmatan oleh Allah, kita harus senantiasa mensyukuri apapun yang Allah telah berikan.
Salah satu bentuk kita bersyukur kepada Allah yaitu dengan meningkatkan ibadah kita kepada Allah Swt. Bagaimana tidak, Allah Swt sudah melimpahkan bgitu banyak nikmat dan keberkahan dalam hidup kita, sudah sepantasnya kita mensyukuri semua itu dengan meningkatkan ibadah kita.
Meningkatkan ibadah seperti salat tepat waktu, sholat dengan khusyu’, tadarus Al Qur’an setiap selesai salat, berzikir, berpuasa di bulan ramadhan seharusnya bisa kita lakukan.
Allah telah menegaskan bahwa manusia diciptakan untuk beribadah atau menyembah Allah Swt. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Ad-Dzariyat ayat 56:
Artinya : Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.
Ayat ini menegaskan bahwa Allah memerintah Nabi Muhammad beristikamah dalam mengajak umatnya mengesakan Allah karena sesunguhnya itulah tujuan penciptaan. Aku tidak menciptakan jin dan manusia untuk kebaikan-Ku sendiri.
Aku tidak menciptakan mereka melainkan agar tujuan hidup mereka adalah beribadah kepada-Ku karena ibadah itu yang pasti bermanfaat bagi mereka.
Tentunya dalam menjalankan sebuah ibadah yang terpenting adalah niat. Niat disini bertujuan untuk menguatkan hati sebelum ibadah dilaksanakan.
Dalam melaksanakan salat atau ibadah lainnya, niat tentu harus diutamakan. Jika niatnya ikhlas dan hanya karena Allah Ta’alaa maka ibadah yang dilakukan akan terasa nikmat dan berkah.
Fungsi lain niat, yakni untuk membedakan antara ibadah dengan kebiasaan. Pada dasarnya, niat adalah hal utama dan syarat sahnya dalam beribadah.
